Apakah OrangeHRM itu?

OrangeHRM adalah software yang dibuat untuk menangani urusan dan pengelolaan SDM di perusahaan. Dengan memakai software ini maka urusan penyimpanan data karyawan tertangani. Misal data-data pribadi karyawan, riwayat pendidikan karyawan, data riwayat karir karyawan. Jabatan-jabatan yang pernah dijabat karyawan. Lampiran-lampiran KTP, Kartu Keluarga, SIM, Paspor, Visa, Ijasah-ijasah, Sertifikat, Surat kontrak kerja, dokumen uraian jabatan dan berbagai informasi pelengkap lainnya dapat dilampirkan ke dalam sistem.

orange

Selain mengelola data karyawan (Personal Information Management) OrangeHRM dapat digunakan untuk mencatat riwayat absensi/kehadiran dan kemangkiran karyawan dimana atasan bisa mengecek langsung absensi anak buahnya. Jadi dia bisa kontrol mana anak buahnya yang disiplin dan mana yang tidak disiplin dalam hal kehadirannya.

Yang ketiga adalah fitur pengelolaan cuti (Leave Management). Dengan fitur karyawan akan terbantu untuk proses pengajuan cuti melalui sistem dimana atasan bisa menyetujui atau menolak pengajuan cuti lewat sistem.

Yang ke empat adalah fitur penilaian karyawan berbasis indikator kinerja kunci atau yg populer dengan sebutan KPI (key performance indicator). HR Admin dapat menetapkan ukuran kinerja pada setiap jabatan sehingga karyawan mempunyai arah kerja dan indikator penilaian kinerja yang obyektif.

Fitur yang kelima adalah rekrutmen online (Online Recruitment). Melalui sistem ini HR Admin dapat membuat lowongan kerja yang bisa langsung terpampang di situs online perusahaan. Selain itu pada versi Komersial, informasi lowongan kerja ini dapat disebar ke akun-akun Sosiam Media perusahaan seperti Facebook, Linkedin, Google+ sehingga informasi tersebar luas dan seketika.

Selanjutnya para pelamar kerja dapat mengisi lamaran kerja secara online. Sistem ini memberikan kemudahan pada para pelamar kerja untuk mengirim lamaran via online sehingga HR Admin tidak perlu mencermati tumpukan lamaran di atas mejanya.

Hmmm Anda ingin mencoba OrangeHRM?

flyer-orangehrm-yogya

One Day Training OrangeHRM versi 3.3.2 Open Source

HOM Platinum Hotel by Horison, YOGYAKARTA, Sabtu 7 Januari 2017

Salam OrangeHRM,

foto-3Setelah sukses menyelenggarakan pelatihan di BALI, bulan Oktober 2016 yang lalu, pelatihan OrangeHRM akan diselenggarakan di Yogyakarta pada bulan Januari 2017 mendatang.

OrangeHRM adalah  sebuah  Human  Resource Information  System berbasis web  yang cocok  bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia. OrangeHRM hadir dalam 2 (dua) bentuk, yaitu: Open Source dengan lisensi GNU/GPL (gratis unduh-uji-pakai), dan versi Komersial dengan lisensi dan layanan berbayar.  OrangeHRM versi 3.3.2 telah hadir dengan berbagai fitur tepat guna untuk Anda. OrangeHRM training adalah sebuah pelatihan yang dikemas secara terstruktur untuk melatih user sehingga memperoleh kemahiran dan kompetensi dalam menggunakan semua fitur penting yang ada di dalam OrangeHRM Human Resource Information System.

flyer-orangehrm-yogyaPelatihan ini wajib dihadiri Manajer HR, Manajer IT atau Staff HR. Dalam pelatihan ini akan diajarkan tentang semua fitur dan fungsi-fungsi di dalam OrangeHRM.   Modul Personal Information System untuk mengelola database karyawan secara lengkap, modul Time/Attendance untuk mengelola absensi karyawan, modul Leave untuk  mengelola cuti dengan berbagai opsi aturan cuti, modul Recruitment untuk pengelolaan proses rekrutmen yang lengkap dan praktis, modul Performance untuk mengelola kinerja karyawan dan pembuatan laporan.

Kompetensi Digital untuk HR Personnel / Supervisor

  • Instalasi OrangeHRM pada sistem Windows
  • Berperan sebagai Administrator dan Employee Self Service user
  • Mengoperasikan modul Admin
  • Mengoperasikan modul Personal Information Management (Manajemen database karyawan)
  • Mengoperasikan modul Cuti
  • Mengoperasikan modul Time/Attendance atau absensi
  • Mengoperasikan modul Manajemen Kinerja (KPI)

Waktu dan Tempat

  • Sabtu, 7 Januari 2017
  • @HOM Platinum Hotel by Horison
    Jl. Gowongan Kidul No. 58, Yogyakarta
  • Jam 08:30-15:30

Total Investasi Rp. 1.350.000. Dapatkan Double Diskon dengan syarat berikut:

  • Early Bird Diskon Rp. 250.000, daftar dan lunas sebelum 25 Desember 2016
  • Tambahan Online Diskon Rp. 250.000, ( ketik voucher diskon ” loveyogya ” ), bila daftar Online di www.godiso.id. Nett Rp. 850.000 / peserta
  • Pelatihan dijalankan bila minimal ada 16 (enam belas) peserta.

Sertifikat

  • Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta akan mendapat Certificate of Completion dari Komunitas OrangeHRM Indonesia.
  • Rossa 0812 3546 537 (SMS/WA)

orangehrmnewwaytomanagehrprosesMasalah manajemen sumber daya manusia adalah keprihatinan utama bagi para manajer di semua tingkat, terutama karena mereka harus bergantung pada karyawan mereka untuk mencapai tujuan organisasi mereka. Namun, hasil penelitian dari berbagai lembaga HR telah membuktikan bahwa hampir 90% perusahaan kecil dan menengah di seluruh dunia tidak memiliki solusi HR yang tepat.

Hal ini terutama karena satu atau lebih dari alasan berikut:

  1. Investasi implementasi HRIS berbiaya tinggi
  2. Sebagian besar perusahaan tidak mempunyai departemen IT yang kuat
  3. Banyak perusahaan belum memahami sepenuhnya kegunaan HRIS untuk menunjang bisnis mereka

Ruang lingkup pekerjaan HRIS (Human Resource Information System) sangatlah luas, itu meliputi proses-proses dan siklus HR dari awal hingga akhir. Pertama sejak saat rekrutmen, dibutuhkan sistem untuk membuat lowongan kerja, mengelola kandidat pelamar, hingga mengubahnya menjadi data karyawan saat ia lolos dan diterima sebagai karyawan. Selanjutnya proses pencatatan kehadiran karyawan, pengelolaan waktu kerja, hingga pengelolaan cuti serta proses persetujuannya oleh atasan. Kemudian diperlukan sistem yang dapat mencapat dan mengelola proses magang karyawan, pelatihan untuk karyawan dan evaluasi kinerja mereka. Tak kurang pentingnya pengelolaan kontrak kerja karyawan yang tidak boleh meleset masa berlakunya.

Apakah OrangeHRM itu?

OrangeHRM adalah sebuah solusi HRIS yang ditujukan bagi perusahaan kecil dan menengah yang membutuhkan solusi sistem informasi untuk mengelola proses HR sehari-hari. Hadir dalam edisi Open Source (dengan lisensi GNU/GPL yang membolehkan Anda mengunduh pakai secara gratis) ataupun edisi komersial versi Profesional (untuk perusahaan yang mengelola banyak cabang dalam satu negara) atau Enterprise (untuk perusahaan yang beroperasi secara global di banyak negara).

Dikembangkan sejak tahun 2005 oleh OrangeHRM Inc. USA, produk ini telah berusia lebih dari 11 (sebelas) tahun dan telah digunakan oleh berbagai perusahaan di berbagai negara di dunia.

Mengapa OrangeHRM?

Sejak tahun 2009, saya telah memutuskan untuk menjadi penggiat, pelopor dan promotor OrangeHRM versi Open Source di Indonesia. Mengapa demikian?

  1. OrangeHRM Sesegar Buah Jeruk, Mudah digunakan, penuh vitamin yang menyehatkan. OrangeHRM sangat mudah dipelajari dan digunakan oleh pengguna, sejauh dia sudah dapat menggunakan komputer dan internet. Saya mengatakan bahwa bila seseorang sudah bisa menggunakan Sosial Media seperti Facebook, Twitter, Linkedin dan sebagainya, maka akan sangat mudah mempelajari OrangeHRM.
  2. OrangeHRM memiliki Roadmap pengembangan fitur yang mapan, mantap dan kosisten. Pada tahun 2009, OrangeHRM baru dirilis dengan versi 2.x, namun sekarang versi Open Source-nya saja sudah mencapai versi 3.3.2 dan versi Profesional-nya telah mencapai versi 5.3 dengan banyak fitur serta fungsionalitas yang semakin diperluas.
  3. OrangeHRM adalah perusahaan penyedia versi Open Source (gratis) dan versi Profesional (komersial atau berbayar) dengan kiprah global. Kabar gembiranya, Indonesia adalah pengunduh terbesar setelah Amerika, India dan Indonesia. Kabar terakhir dari pengembangnya menyebutkan bahwa posisi tersebut telah bergeser dari ketiga menjadi kedua, setelah India yang kini menduduki peringkat pengunduh terbanyak.
  4. Ada Certified OrangeHRM Administrator. Saya cukup bangga karena sejak tahun 2011 hingga saat ini telah menyelenggarakan beberapa kali pelatihan dan sertifikasi Certified OrangeHRM Administator hingga 47 orang dari Indonesia. Ini merupakan capaian yang tertinggi di dunia. Anda dapat melihat siapa saja orang Indonesia yang telah memiliki sertifikasi resmi dari OrangeHRM di tautan berikut: COA tahun 2011, COA tahun 2012

COA2011.png COA2012

Apakah OrangeHRM relevan untuk perusahaan saya?

OrangeHRM sangat tepat digunakan oleh perusahaan yang mulai melakukan pembenahan dan peningkatan di bidang pengelolaan SDM nya. OrangeHRM dapat membantu berbagai proses dan siklus HR secara utuh dan lengkap. Tunggu apa lagi segera hubungi perwakilan resmi OrangeHRM di Indonesia:

TiTuS Permadi (Sales Executive & Partner untuk Indonesia)

Mobile + 62 811 712 5757 | +62 878 5577 8882

Skype: titus.orangehrm | email: titus@orangehrm.com

Repost: http://blog.orangehrm.com/2016/07/27/top-7-hr-lessons-from-pokemon-go/#comment-173999

Pokemon Go is changing the world we live in.  It’s on pace to be the most popular game and most popular app of all time. There have been many stories this month of people getting fired, falling off cliffs, getting into car accidents, arrested, or robbed because of Pokemon Go.  Within all this madness, there are some very important HR lessons we can learn from this legendary game.  If you’re not a millennial or don’t know what Pokemon Go is, this article will get you all caught up.

  • Never Settle For Just Any Candidate

Before you start your journey in Pokemon Go, you must first capture your starter Pokemon.  Bulbasaur, Squirtle, & Charmander are the three basic starter Pokemon.  Most people want a Pikachu as their starter Pokemon but do not get the option of a Pikachu when they first launch the game.   They end up choosing one of the three basic starter Pokemon.  Most people do not know that if you run away from the basic starter Pokemon, Pikachu will appear!  Once they learn this, they instantly regret their decision of choosing the wrong starter Pokemon.  Good luck finding a Pikachu later on, they are rare.
This scenario happens much too often in the real world.  Recruiters are often given timelines, incentives, or pressured into filling a role as soon as possible.  If you’re a software company and you’re looking for an extremely talented graphic designer (Pikachu),  don’t settle for a candidate with a regular portfolio (Squirtle.)  You will end up regretting your decision and your company’s performance will suffer because of it.  The difference between a regular graphic designer and a talented one can make a huge difference to any organization.   Talent is the most important asset to any organization.  Do not settle for sub-par talent.

  • Look In The Right Places To Find The Best Talent

In the game, certain pokemon can only be found in certain places.  There will be greater concentrations of water type pokemon by the water, grass type pokemon in the park, and dark type pokemon at graveyards.  However, sometimes certain pokemon are restricted only to certain neighborhoods or cities.  For example, Jigglypuff can be extremely rare in Toronto but they are all over the place in Atlanta.
If you’re looking for talent in the IT industry, Silicon Valley could be full of them.  If you’re looking for graphic designers and industrial designers, Los Angeles could be packed with them. Certain types of people can also be found on certain types of job boards.  If you’re looking for Investment Advisors in New York, a job ad on Linkedin would be your best bet.  If you’re trying to fill a position for a Janitor in Alaska, Linkedin would not be the best place to post the job ad as a low percentage of Janitors in Alaska would have a Linkedin profile.

  • Don’t Overpay or Underpay Your Employees

You found the Charizard you’ve always wanted and desperately want to catch him.  If you throw your pokeball too short, you will miss.  If you throw the pokeball too long, you will also miss.  You need to throw the ball with exactly the right amount of power as there is a small margin of error.  The pokemon will only stay on the screen for a small amount of time before it runs away.
You’re looking for your next VP of Marketing and you found him/her.  Let’s say the market rate for a VP of Marketing with 10 years of experience is $150,000.    Knowing this, you decide to be efficient with the companies resources and offer them $100,000.   The best case scenario is that they accept the low offer.  Congratulations, you now have an employee with a low level of satisfaction.  People aren’t stupid, they know how much they’re worth.  It’s a well-known fact that employee engagement directly affects organizational performance.  What will more likely happen is another organization (or pokemon trainer) will offer the candidate $150,000 and you’ve lost your one chance of landing Charizard. Good luck finding another Charizard, they are rare.
Alternatively, you offer the candidate $250,000.  Congratulations, you’ve caught Charizard. So you may be asking, ” I overthrew my pokeball and still landed the candidate. So what’s the problem?”   Your company filed for bankruptcy because your payroll expenses are through the roof.  Also, the money you spent on the VP of Marketing means that you now can not hire the Operations Manager you so desperately needed.  Don’t throw your pokeball too far or too short.

  • Sometimes The Answer Is Right Under Your Nose

You have dozens of Drowzees, some stronger than others.  But now you are looking for a Hypno to add to your collection.  You’ve looked everywhere and finally found the Hypno that you’ve been looking for.  You catch it and it has a CP (Combat Power) of 200.  You later realize that you had a Drowzee on your team that had a CP of 180.  If you pushed the “evolve” button in the game, that Drowzee would have evolved into a Hypno with 500 CP.  Oops, bad move.
Sometimes we are so focused on looking for employees externally that we forget about the talented roster we already have.  If you’re looking for a VP of Marketing, you should consider the 10 marketing managers within your organization just as much if not more than external candidates.  There are pros and cons to hiring externally vs. internally, but both options should always be considered.  Perhaps the marketing manager on your team that has 10 years of experience within the organization has much more potential than an external candidate.

  • Diversity Is Key To Organizational Success

Having a diverse set of pokemon types is key to being successful in the game because it enables you to be best equipped to fight different types of pokemon. Fire-type pokemon are effective against grass-type Pokemon, but grass-type pokemon are not effective against fire-type pokemon.
Your organization has a high number of salespeople who come from a customer service background.  In customer service, you generally only receive inbound calls.  One day, the inbound leads start to dry up and your sales team is forced to start making cold calls.  One problem, cold calling is not easy and you need lots of experience and training to be successful at it.  There are innate skills associated with cold calling that a lot of people don’t possess.  If your sales team had more diversity in their backgrounds, your organization would be better equipped to have success when the inbound leads started to dry up.  Having salespeople with telemarketing backgrounds or door-to-door experience would have been extremely beneficial.
Language diversity could also be crucial.  Do you have a global organization but your sales team only speaks English?  You’re not well-prepared to catch Spanish pokemon or Dutch pokemon because your English sales team does not have a high chance of catching a Spanish pokemon.  It’s the difference between throwing a regular pokeball and an ultra pokeball.

  • Bring The Employees To You

If you use an “incense” in the game, it will lure pokemon to your location for 30 minutes.  If you don’t use the incense, you will not catch very many pokemon sitting at home.
Think of a company you really want to work for.  Think about how great it must be to work in that organization.  The company you’re imagining probably does a great job at keeping their employee happy and engaged.  Whether it’s sharing pictures of team activities on your company’s Linkedin page or video employee testimonials, show the world how great it is to work at your organization.  There are many reasons why Google will get 1000x more applications for an internship than most other organizations. One of those reasons is that everyone knows that Google is an amazing company to work for and they really know how to treat their employees.  I’m not saying you necessarily need to have a mini-golf course, scooters, free breakfast, or beer on tap in the office, but pushing out content (incense) that can assist in luring top talent to you is a lot more effective than trying to find top talent without “incense.”

  • Growing Out Of Your HR Tools

You’ve been playing the game for a while and having wild success. Woot!  You continue to grow and so does the amount of pokemon that you’re carrying.  Oh snap, you’re at the maximum number of both pokemon and items that you’re allowed to carry in the game.  The structure in which you started out with was great, but you’ve now outgrown it.  You need a “pokemon storage upgrade” to increase the maximum number of pokemon that you can carry and a “bag upgrade” to increase the maximum number of items that you can carry.  If you don’t act fast, you will miss out on some amazing pokemon that you wish you had in the future.  While you’re stuck with a maximum of 250 pokemon, your competitors have already upgraded and are growing exponentially.
The HR tools you’ve had in place have been wonderful and have helped accelerate the growth of the organization.  When you had 50 employees on the team, the tools you had in place worked perfectly.  Your organization now has 1,000 employees and those same tools are dragging your organization down like an anchor to the far depths of the ocean.  You need to act fast or you’ll miss out.  The tools you started out with made sense for an organization with 50 employees but were not designed nor optimal for an organization with 1,000 employees.  You need to upgrade your HR software before it’s too late.
You may not know it yet, but you’ve outgrown your HR software. One way to find out is to go out into the market and see what else is out there. The last time you were looking at different solutions, you were looking at solutions based on your old needs.  If you’ve outgrown your current HR tools, you need to upgrade to tools that fit your new needs.  This could include upgrading to OrangeHRM for your HRM needs, IBM Kenexa for your employee engagement needs, & Work Schedule  for your employee scheduling needs.  If you’ve been using an open source software (which is great for startups and small companies) and have now outgrown it, you need to upgrade it to a more functional and robust professional or enterprise solution.
Congratulations, you are now ready to be an elite pokemon trainer.

Download the branded version here.

Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dan selamat atas sertifikasi internasional Certified OrangeHRM Administrator (COA) batch #5 di Hotel Sofyan Betawi, 19-20 September 2012 di Jakarta.

COA_batch5

Selamat dan sukses kami sampaikan bagi para peserta:

  1. Timotius Oyong (PT Maxima Talenta Kreatif – Jakarta)
  2. Herry Widodo (PT Varia Usaha Beton – Surabaya)
  3. Yussi Yoan S (PT Bank Mizuho Indonesia – Jakarta)
  4. Haris Dwi Cahyo (PT Gelora Aksara Pratama – Jakarta)
  5. Mika Aksoro (PT Sanggraha Daksamitra – Jakarta)
  6. Yoga Samudra (PT Bank BCA Syariah – Jakarta)
  7. Ari Triadi (PT Bank BCA Syariah – Jakarta)
  8. Hilmy Herdiana (PT Laguna Mandiri – Minamas Plantation Group – Jakarta)
  9. Ribkah Yunilawati (Fantastic Education – Bandung)

Atas terlaksananya sertifikasi internasional Certified OrangeHRM Administrator (COA) batch #5 ini, maka jumlah pemegang sertifikat Certified OrangeHRM Administrator (COA) dari Indonesia telah mencapai 37 orang.

Peringkat No. 1 Indonesia

Sesuai informasi dari OrangeHRM Inc. maka saat ini INDONESIA menduduki peringkat No. 1 dalam hal  jumlah Certified OrangeHRM Administrator (COA) yang telah disertifikasi oleh OrangeHRM Inc.

Selain itu, Indonesia menduduki peringkat ke 3 pengunduh software OrangeHRM Open Source setelah Amerika dan India. Ini mengindikasikan bahwa minat terhadap software Human Resource Information System (HRIS) di Indonesia masih sangat tinggi.

Mari bersama semarakkan dunia HRIS di Indonesia bersama Komunitas OrangeHRM Indonesia.

AYO Segera bergabung di www.karir.orangehrm-indonesia.org

 

Empat Peran HR dan OrangeHRM

 

OrangeHRM and 4 HR Role

Salah satu pelajaran paling berharga dari Dave Ulrich adalah konsepsinya tentang 4 peran HR yang baru yang terbagi dalam empat kuadran. Sumbu horisontal terkait dengan dimensi orang dan proses (People & Proses) sementara sumbu vertikal terkait dengan dimensi waktu dan fokus manajemen, yaitu fokus harian/operasional dan fokus masa depan/stratejik (Now/Future, Operational/Stratejik)

Pada sisi paling bawah pada kuadran proses dan fokus operasional, kita akan menemukan area peran HR sebagai pakar administrasi (administrative expert) yang bergelut dengan pengelolaan infrastuktur HR dengan tujuan segala proses terkait HR berlangsung optimal dan efisien. Pada ujungnya kesempurnaan pengelolaan area ini akan menghasilkan penghematan yang luar biasa dari segi waktu, sumber daya finansial dan manusia, ujungnya cost down, profit up.

Berbagai proses HR pada area peran administratif ini dimulai dari proses rekrutmen, pengelolaan database karyawan, absensi, kehadiran dan ketersediaan angkatan kerja, pengelolaan cuti, pelatihan, evaluasi kinerja, serta gaji dan tunjangan.

Employee Self Service

Update data karyawan secara mandiri (dilakukan oleh karyawan sendiri melalui sistem) atau pun pengajuan cuti tanpa kertas melalui komputer bahkan Apps Android merupakan sekian dari fitur-fitur canggih OrangeHRM.

applyMengajukan cuti tak lagi perlu pakai kertas, gunakan saja OrangeHRM melalui komputer atau melalui gadget Anda, unduh aplikasi Apps-ya di Google Play.

Praktis, cepat, sistematis, informatif dan akuntabel…itulah nilai utama dari solusi OrangeHRM HRIS.

Praktis, cepat, sistematis, dan informatif karena sistem secara otomatis akan menotifikasi atasan bila ada anak buahnya yang mengajukan cuti. Jadi dia tinggal membuka aplikasi, melihat kalender cuti dan ketersiaan angkatan kerjanya pada tanggal tersebut, berpikir sejenak sambil bertanya “Kasih ijin ga ya” dan bila ia lupa wajah anak buahnya, ia bisa masuk modul PIM (Personal Information System) untuk informasi detil anak buahnya. Bila ingin memeriksa kerajinan anak buahnya, ia bisa menengok sebentar ke modul Kehadiran (Time/Attendance).

calander

Aturan cuti masing-masing perusahaan berbeda

Bila Anda ditanya adakah HRIS yang mampu menangani cuti dengan berbagai aturan cuti yang berbeda-beda? Ya tentu saja ada. OrangeHRM adalah jawabannya. Melalui fitur pengaturan yang fleksibel, keunikan aturan perusahaan Anda dapat diakomodasi oleh sistem HRIS yang canggih ini.

lt

Penasaran untuk mencobanya? Langsung saja klik disini

 

Rujukan gambar:

1. http://image.slidesharecdn.com/hrrsubmit11-changingrolesofhrv3-0-111020021238-phpapp01/95/the-changing-role-of-hr-15-638.jpg?cb=1399728220